A. Sejak lahir sampai dengan sekarang
Saya
lahir pada tanggal 8 Mei 1990 dari seorang ayah bernama Sukarto dan seorang ibu
bernama Ponirah. Untuk pengembangan diri bisa dibilang lambat tidak seperti
anak – anak sekarang yang gizinya tercukupi. Kalau anak kecil sekarang umur 5
tahun sudah ada yang bisa baca tulis dan bernyanyi bahkan sudah ada yang bisa
naik sepeda. Sedangkan saya jauh dari hal itu, hal terahir yang masih ingat
waktu masih kecil yaitu ketika saya disapi (diberhentikan minum ASI) mungkin
sekitar umur 4tahun atau 5 tahun.
Sedangkan saya bisa naik sepeda sekitar umur 8 tahun.
Saya
masuk SD sekitar umur 6 tahun (1996) waktu itu saya tidak mau bersekolah.
Kemudian saya masuk SD lagi sekitar umur 7 tahun, dan lebih parahnya lagi saya
tinggal kelas / tidak naik kelas. Waktu itu saya sangat bersedih, namun putus
asa bukan jalan keluar. Saya tetap semangat menjalani sekolah. Waktu SD
saya gemar sekali menggambar, seperti menggambar kartun. Teman – teman saya
juga suka minta digambarkan oleh saya.
Hobi
saya menggambar mungkin dari SD, sampai – sampai saya bercita menjadi seorang
pelukis. Hampir disetiap buku pasti ada coretan atau gambar dihalaman terakhir.
Saya mempunyai hobi menggambar ketika SD kelas 3, waktu itu saya gemar sekali
menonton film kartun. Saking senangnya saya tuangkan dalam gambar. Untuk
sekarangpun sebenarnya saya masih senang dalam hal menggambar, namun untuk bakat
ini tidak saya kembangkan.
Dalam
hal prestasi waktu disekolah dasar saya selalu memperoleh peringkat 10 besar,
namun saya tergolong siswa yang pas –
pasan dalam hal prestasi / tidak terlalu pandai. Olahraga yang saya sukai waktu
itu adalah loncat jauh dan permainan bola kasti. Permainan bola kasti bagi saya
sangatlah menyenangkan, tidak hanya disekolah dirumahpun saya sering bermain
bola kasti bareng teman – teman. Walaupun saya merasa tidak terlalu pandai tapi
saya pernah dipilih mengikuti cerdas cermat mewakili sekolah saya.
Sekiitar
tahun 2004 saya lulus dari SDN 3 Buniayu, selama 7 tahun di sekolah itu
meninggalkan banyak kenangan bagi saya. Kenangan bersama teman – teman dan wali
kelas masih kuinggat hingga sekarang. Wali kelas saya bernama Siti Munifah,
beliau orangnya dikenal tegas dan pemberani dan termasuk guru andalan disekolah
saya.
Setelah
tamat / lulus dari SDN 3 Buniayu saya melanjutkan ke SMPN 1 Rowokele tepatnya di kabupaten kebumen.
Waktu itu sistem pendaftaranya menggunakan test tertulis dan alhamdulillah saya
diterima disekolah itu. Dan saya masuk dikelas A, kebetulan sistemya tidak
diacak sehingga selama 3 tahun temannya selalu sama. Wali kelas saya waktu
dikelas 1 atau kelas VII (tujuh) yaitu pak Marman, kebetulan beliau mengajar
matematika. Pelajaran matematika adalah pelajaran yang tidak disukai kebanyakan
siswa. Termasuk saya. Saya meulai menyukai pelajaran matematika ketika kelas
VIII, materi yang saya sukai seperti aljabar. Walaupun saya tidak terlalu
pandai matematika, tapi karena metode yang digunakan guru baik maka lama-lama
bisa.
Untuk
pelajaran Teknologi informasi ( komputer) waktu kelas VII sampai dengan kelas
VIII sangatlah kurang. Mungkin juga karena factor jumlah komputer yang kurang.
Komputer yang digunakan waktu itu juga masih Pentium 2 dan Pentium 3. Guru yang
mengajari komputerpun jarang mengajak ke laboratorium komputer untuk praktek.
Padahal saya sudah tertarik untuk mempelajari komputer sejak kelas VII (kelas
1). Mungkin kami hanya beberapa kali diajak ke leb untuk praktek komputer,
itupun kondisi komputer sudah dinyalakan. Sehingga kami tidak tahu caranya
menghidupkan ataupun mematikan komputer.
Namun
ketika kelas dua atau kelas IX guru komputernya berganti, kali ini gurunya
lebih baik dalam mengajari muridnya. Lebih – lebih komputernya ditambah sekitar
20 buah dan pentiumyapun sudah Pentium 4. Guru yang baru ini adalah wali kelas
ketika kelas VII yaitu pak Marman, beliau mengajarinya lebih detail daripada
guru komputer waktu kelas VII dan kelas VIII. Hal menarik yang diajarkan adalah
cara menghidupkan dan mematikan komputer memperlihatkan komponen cpu seperti
hardishk dan lain-lain. Yang dipelajari waktu SMP yaitu Microsoft word dan Microsoft excel itupun dasarnya namun itu semua sudah
cukup untuk bekal kedepanya. Saya membahas masalah komputer karena saya dari
dulu sudah tertarik masalah komputer /
teknologi informasi lainya. Waktu di sekolah menengah pertama sayapun kurang
dominant masalah prestasi, namun saya yakin bahwa saya bukan yang terjelek
masalah prestasi. Namun hal yang sya heran mengapa selalu perempuan yang dapat
peringkat satu, apa karena perempuan kebanyakan lebih rajin.
Dalam
hal usia mungkin saya sudah dibilang lebih tua dari yang lainya, walaupun
jaraknya cuma dua tahun dan satu tahun tapi cukup berepengaruh terhadap saya.
Misalkan saya siswa baru dan malu ketika memperkenalkan diri dan menyebutkan
usia, namun untungnya ketika acara perkenalan hanya beberapa saja yang maju
kedepan.
Tahun
2007 saya lulus dari Sekolah Menengah Pertama Negri 1 Rowokele (SMPN 1
Rowokele) dan kemudian saya melanjutkan kesekolah menengah atas yang
masih di kecamatan Rowokele, Kebumen yaitu Sekolah Menengah Atas Negri 1
Rowokele. Seleksi masuk menggunakan nilai nem / jumlah nilai ujian nasional
,jumlah nilai yang sedikit akan bergeser jika ada jumlah yang lebih besar.
Alhamdulillah saya bisa masuk kesekolah negri, waktu itu biaya masuk sekitar
Rp 500.000 itu
termasuk biaya uang gedung, sarana prasarana dan biaya masa orientasi. Biaya
sebesar itu orang tua saya jelas tidak mampu, namun sodara / kaka saya yang
membantu membiayainya. Kegiatan – kegiatan waktu kelas 1 SMA (X) adalah hal
yang tidak saya sukai seperti kegiatan pramuka ( ekstrakurikuler wajib) dan
ekstrakulikuler lainya.
Waktu dikelas 1 dalam
hal prestasipun biasa – biasa saja alias tidak ada yang istimewa. Namun saya
yakin saya bukan yang terburuk masalah prestasi. Waktu naik kekelas dua saya
masuk kejurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), mungkin untuk jurusan ini adalah
jurusan untuk orang – orang yang berkemampuan pas – pasan atau golongan orang
kurang pandai/cerdas.
Jujur waktu awal masuk sma saya
belum mengenal internet, masalah komputerpun baru mengenal dasarnya. Namun di
sma komputernya sudah lumayan bagus sudah dilengkapi hotspot dan jaringan internet.
Saya mengenal internetpun waktu kelas 2 sma. Di SMA masalah komputer sudah bisa
dikatakan bisa komputer seperti prosedur menyalakan / mematikan komputer,
internet, program ms word, ms excel,power point, coreldraw. Walaupun hanya
mengerti sedikit namun sudah lumayan daripada buta tehnologi.
Waktu SMA saya pernah berangan –
angan untuk bekerja pada perusahaan / PT yang sama dengan kaka saya yaitu PT.
Stretchline yang berada didaerah Tangerang. Tidak hanya itu saya pernah
berangan – angan untuk sekolah lagi ataU kuliah di BSI (Bina Sarana
Informatika). Alhamdulillah impian untuk bekerja di PT. Stretchline dsn kulish
di BSI bisa terwujud.
Saya lulus dari Sekolah Menengah
Atas Negri 1 Rowokele (SMA N 1 Rowokele) pada tahun 2010. Setelah lulus sekolah
saya tidak langsung merantau karena harus menunggu ijazah turun. Sambil menunggu
ijazh dirumah saya membantu orang tua menggarap sawah seperti mencangkul,
mencabuti dan mengikat benih padi yang
akan ditanam. Kemampuan mengolah tanah sawah ini adalah hasil belajar dari
orang tua, walaupun belum bisa dibilang mahir.
Sebelum Ijazah turun saya pernah
bekerja sebagai kuli bangunan di Universitas Mercu Buana, itupun ajakan dari
kaka ipar saya. Saya bekerja sebagai kuli bangunan di kampus itu sekitar 3
minngu atau 4 minggu. Lumayan dengan upah Rp 50.000 perhari. Disana pekerjaan
yang saya lakukan seperti membongkar kramik lantai karena kampus ini mau
merenovasi lantai dengan kramik yang baru., memindahkan kramik dari bawah
kelantai 3, memanggul semen ke lantai atas melalu anak – anak tangga.